Menerima pesanan lewat WhatsApp dan QRIS dari website
Pembeli memilih produk di website Anda, lalu tombol pesan membuka WhatsApp dengan ringkasan pesanan yang sudah terisi. Anda mengonfirmasi stok dan ongkir di chat, kemudian pembeli membayar dengan memindai QRIS toko Anda. Uang masuk langsung ke rekening Anda, tanpa potongan dari Webku.
Kenapa lewat WhatsApp
Banyak pembeli lebih nyaman bertanya dulu sebelum membayar: stok, ukuran, ongkir, atau waktu antar. Mengarahkan pesanan ke WhatsApp menjaga kebiasaan itu, sementara website membuat katalog dan harga rapi di satu tempat.
Alurnya
- Pembeli memilih produk dan jumlahnya di halaman toko.
- Website menyusun ringkasan pesanan: nama produk, jumlah, total, dan catatan.
- Tombol pesan membuka WhatsApp ke nomor toko dengan ringkasan itu.
- Anda membalas untuk konfirmasi, lalu pembeli membayar lewat QRIS.
- Pesanan tercatat di dasbor Webku agar tidak tercecer di chat.
Halaman toko dan dasbor pesanan Webku sedang disiapkan dan dibuka bersama builder. Contoh halaman katalog sudah bisa dilihat di template Kopi Senja.
Yang perlu disiapkan
- Nomor WhatsApp usaha, sebaiknya WhatsApp Business.
- Gambar QRIS statis toko dari bank atau penyedia pembayaran Anda.
- Daftar produk dengan foto dan harga.
QRIS adalah standar kode QR pembayaran nasional, sehingga satu kode bisa dibayar dari aplikasi bank dan dompet digital mana pun yang mendukungnya.
Kapan butuh pembayaran otomatis
Kalau pesanan sudah banyak dan konfirmasi manual mulai merepotkan, pembayaran otomatis lewat payment gateway milik toko akan masuk ke Webku di tahap berikutnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah Webku memotong uang penjualan?
- Tidak. Pembayaran QRIS masuk langsung ke rekening toko Anda.
- Apakah pembeli harus punya akun untuk memesan?
- Tidak. Pembeli cukup memilih produk dan mengirim pesanan lewat WhatsApp.